Pertanyaan tentang apakah manusia bisa benar-benar bebas dari masa lalu sering muncul dalam psikologi, filsafat, maupun kehidupan sehari-hari. Jawabannya bergantung pada apa yang dimaksud dengan kata “bebas”. Jika yang dimaksud adalah tidak pernah mengingat masa lalu lagi, maka jawabannya tidak. Memori bukanlah sesuatu yang dapat dihapus begitu saja seperti menghapus file dari komputer. Pengalaman yang pernah terjadi tetap menjadi bagian dari sejarah hidup seseorang dan dapat muncul kembali dalam ingatan pada waktu-waktu tertentu. Namun jika yang dimaksud dengan bebas adalah tidak lagi dikendalikan oleh luka, ketakutan, atau pola pikir destruktif yang lahir dari pengalaman masa lalu, maka jawabannya adalah ya. Dalam pengertian ini, seseorang dapat mengalami kebebasan yang sangat nyata. Ia masih mengingat apa yang pernah terjadi, tetapi pengalaman itu tidak lagi menguasai cara ia berpikir, merasa, dan menjalani hidupnya saat ini. Selama bertahun-tahun, banyak orang secara tidak sadar me...
Memfasilitasi Manusia Kembali Utuh — Tidak Terpecah antara Pikiran, Perasaan, Makna, dan Tuhan