Ibadah, sedekah, dan bahkan urusan finansial seringkali tampak sebagai wilayah yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari. Namun jika diperhatikan lebih dalam, ketiganya digerakkan oleh struktur batin yang sama. Cara seseorang memutuskan untuk shalat, memberi, atau menetapkan target penghasilan sangat ditentukan oleh apakah ia bergerak dari ego yang mengejar rasa atau dari nilai yang hadir secara sadar. Di sinilah Self Awareness Transformation (SAT) membedakan secara tegas antara hidup yang dikendalikan oleh kondisi batin dan hidup yang ditopang oleh struktur nilai. Dalam kehidupan beribadah, perbedaan struktur ini terlihat sangat jelas. Misalkan ada seseorang yang ingin shalat malam setelah menjalani hari yang melelahkan. Tubuhnya letih dan malam sudah larut. Dalam struktur ego, kondisi ini segera diikuti oleh prediksi batin: jika shalat malam dilakukan, diharapkan akan muncul rasa lebih dekat dengan Allah, lebih tenang, dan lebih saleh. Harapan akan rasa inilah yang secara halus mengar...
Memfasilitasi Manusia Kembali Utuh — Tidak Terpecah antara Pikiran, Perasaan, Makna, dan Tuhan