Ayat “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, dan tangan mereka berbicara kepada Kami dan kaki mereka memberi kesaksian atas apa yang dahulu mereka kerjakan” (QS. Yasin: 65) menggambarkan sebuah peristiwa besar ketika seluruh tabir yang selama ini menutupi diri manusia tersingkap sepenuhnya. Menurut penjelasan para ulama tafsir, ayat ini tidak sekadar berbicara tentang fenomena luar biasa pada Hari Kiamat, melainkan mengungkap hakikat terdalam hubungan antara jiwa, tubuh, dan amal manusia. Ayat ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan seseorang selama hidupnya tidak pernah benar-benar hilang, melainkan menjadi bagian dari dirinya dan suatu saat akan tampak sebagaimana adanya. Mengapa mulut manusia ditutup pada Hari Kiamat? Selama hidup di dunia, manusia memiliki kemampuan untuk berbicara, menjelaskan, membela diri, bahkan menyembunyikan kenyataan melalui kata-kata. Seseorang dapat membangun citra yang berbeda dari keadaan dirinya yang sebenarnya. Ia dapat mengaku baik meskipun ber...
Memfasilitasi Manusia Kembali Utuh — Tidak Terpecah antara Pikiran, Perasaan, Makna, dan Tuhan