Gagasan ini dapat dibuat lebih utuh dengan terlebih dahulu menjelaskan bahwa dalam SAT (Self Awareness Transformation), penderitaan manusia tidak hanya dilihat dari apa yang terjadi di luar dirinya, tetapi dari hubungan antara kenyataan tentang keberadaannya dan cara ia memahami keberadaan dirinya. Di sinilah pentingnya membedakan dua tingkat realitas: realitas ontologis dan keyakinan psikologis. Realitas ontologis berbicara tentang bagaimana keberadaan manusia sesungguhnya, sedangkan keyakinan psikologis berbicara tentang bagaimana manusia memaknai dan merasakan keberadaannya. Pembedaan ini penting karena seseorang dapat hidup dalam kenyataan ontologis tertentu, tetapi secara psikologis mempercayai sesuatu yang berbeda. Dalam kerangka SAT, jarak antara keduanya dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memahami mengapa manusia mudah mengalami ketakutan, keterikatan, kecemasan, dan penderitaan. Realitas ontologis adalah kenyataan mengenai keberadaan manusia sebagaimana adanya, terlepa...
Siapa Anda Di Balik Cerita Hidup Anda? Dari Narrative Identity, Redemptive Narratives, Hingga Transformasi Kesadaran
Ada dua orang yang berjalan melalui pengalaman hidup yang hampir sama. Keduanya pernah ditolak, pernah gagal, pernah mengalami luka batin, dan pernah berada pada titik terendah dalam hidupnya. Namun dua puluh tahun kemudian, kualitas kehidupan mereka tampak sangat berbeda. Orang pertama melihat kegagalannya sebagai bukti bahwa dirinya memang tidak cukup baik. Ia membawa pengalaman itu sebagai konfirmasi atas kelemahannya. Sebaliknya, orang kedua melihat kegagalan yang sama sebagai titik balik yang membuatnya lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih matang. Peristiwanya sama, tetapi makna yang diberikan terhadap peristiwa tersebut berbeda. Dari sinilah muncul sebuah pertanyaan penting dalam psikologi: apakah cara seseorang menceritakan hidupnya berhubungan dengan kualitas hidup yang dijalaninya? Pertanyaan inilah yang menjadi fokus penelitian Dan McAdams, seorang psikolog kepribadian dari Northwestern University yang dikenal sebagai pelopor Narrative Identity Theory atau Teori Identitas N...