Salah satu keyakinan yang sangat populer di masyarakat adalah bahwa ketika seseorang marah, ia perlu "melampiaskannya" agar merasa lega. Banyak orang percaya bahwa memukul bantal, meninju samsak, berteriak, atau mengekspresikan kemarahan secara fisik akan mengeluarkan emosi yang terpendam sehingga kemarahan berkurang. Dalam psikologi, gagasan ini dikenal sebagai Catharsis Theory atau teori katarsis, yaitu pandangan bahwa emosi negatif perlu dikeluarkan agar tidak menumpuk di dalam diri. Keyakinan inilah yang diuji secara ilmiah oleh Brad J. Bushman dan rekan-rekannya dalam penelitian yang sangat berpengaruh pada tahun 2002 berjudul “Does Venting Anger Feed or Extinguish the Flame? Catharsis, Rumination, Distraction, Anger, and Aggressive Responding”. Pertanyaan sederhana yang ingin dijawab Bushman adalah: Apakah benar melampiaskan kemarahan membuat seseorang menjadi lebih tenang? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, para peneliti terlebih dahulu membuat peserta benar-benar men...
Memfasilitasi Manusia Kembali Utuh — Tidak Terpecah antara Pikiran, Perasaan, Makna, dan Tuhan