Skip to main content

Posts

KAPAN WAKTU YANG TEPAT?

Pada tahun 1729, Jean-Jacques d’Ortous de Mairan - seorang astronomer Perancis, menatap keluar jendela di kantornya. Saat itu sore menjelang senja, de Mairan memperhatikan daun-daun dari tanaman yang berada di tepi jendelanya. Daun-daun tersebut menutup dan di siang hari saat matahari masuk melalui jendela, daun-daun tersebut terbuka. Pola daun membuka di pagi hari dan menggulung di saat kegelapan mulai tiba, membangkitkan pertanyaan dalam dirinya. Bagaimana jika pola terang-gelap ini diintervensi. Artinya apakah daun-daun tersebut mengalami pola membuka dan menutup hanya karena pengaruh adanya sinar matahari ataukah tidak? de Mairan memindahkan tanaman tersebut dari pinggir jendela dan memasukkannya ke dalam lemari tertutup agar cahaya tidak dapat masuk. Saat esok tiba, ia membuka lemari dan menemukan bahwa daun-daunnya tetap membuka meski berada dalam kondisi gelap. Ia terus melakukan percobaan ini hingga beberapa minggu, dan bahkan menutup jendelanya dengan gorden hitam u...
TELAH TERBIT!!!!! BUKU YANG AKAN MENGUBAH HIDUP ANDA, KARENA ANDA BISA MENGUBAH KEYAKINAN ANDA YANG MEMBELENGGU DAN MENJADI LEBIH BERDAYA Kebanyakan manusia memang susah untuk berubah, karena memang otak kita dirancang untuk "menolak" perubahan yang tak perlu atas keyakinan yang telah ada sebelumnya. Tapi benarkah otak tak bisa diubah? Sekiranya otak tak bisa berubah, maka selamanya Anda masih memegang keyakinan yang telah ada sebelumnya. Bagaimana jika keyakinan Anda itu justru tak relevan dengan perkembangan dan pencapaian impian Anda? Kalau ternyata otak bisa berubah, lantas bagaimana caranya? TELAH TERBIT!! BUKU YANG FENOMENAL: CHANGE LIMITING BELIEFS APRESIASI ATAS BUKU INI Sebuah cita-cita yang bermakna perlu perjuangan untuk meraihnya. Perjuangan itu akan terasa indah jika kita mengikatnya secara emosional, mencintai dan menikmatinya. Yang lebih penting adalah, jangan sampai kita meraih cita-cita tetapi ternyata cita-cita yang kita ...

TEMUKAN MAKNA KEHIDUPAN DI BALIK KEKECEWAAN

Belasan tahun yang lalu, saya dan seorang kawan mengendarai sebuah sepeda motor menuju ke suatu daerah di luar kota Makassar. Motor yang kami kendarai adalah motor dengan jenis mesin 2 tak. Saat itu saya memegang kemudi motor tersebut. Di saat kami tengah asyik menikmati perjalanan, dan di saat rumah-rumah penduduk sudah mulai jarang terlihat di sepanjang perjalanan, tiba-tiba kami dikejutkan dengan menyalanya sebuah lampu indikator berwarna merah yang terdapat di panel instrument. Kami tahu bahwa lampu indikator berwarna merah tersebut menandakan bahwa oli samping motor yang kami kendarai sebentar lagi akan habis. Dan itu berarti kami hanya memiliki dua pilihan. Pertama, tidak peduli atau bahkan marah-marah serta menyesal menggunakan motor 2 tak, atau kedua, mulai berdoa dan mengundurkan kecepatan motor serta berharap-harap cemas, semoga kami segera menemukan stasiun pengisian bahan bakar atau paling tidak penduduk setempat yang menjual bensin sekaligus oli samping. Ji...

MAAFKAN DIRIKU!

Mendekati bulan ramadhan ini, dapat kita lihat ada semacam tradisi pada sebagian besar masyarakat untuk datang ke kuburan. Tentunya mereka datang untuk mendoakan keluarga mereka yang telah meninggal. Selain itu, dapat pula kita temukan suatu fenomena pemanfaatan teknologi, yaitu SMS yang dikirim ke kerabat dan handai taulan untuk saling maaf-memaafkan. Kadang sebagian manusia itu lucu juga. Karena biasanya SMS permohonan maaf itu dikirimkan ke keluarga dan sahabat yang belum tentu kita berbuat khilaf. Mungkin saja ada ke-khilafan yang tanpa disadari yang pernah kita lakukan. Tapi yang saya maksud lucu adalah, bagaimana dengan keluarga atau sahabat yang betul-betul memang ada sedikit perselisihan dan kemudian menjadi masalah besar? Apakah mereka-mereka itu juga sudah kita kirimkan SMS permintaan maaf, di saat ramadhan yang sebentar lagi tiba. Saya sih ndak mau berbicara tentang manfaat dan mudharat ketika memberi dan meminta maaf atau tidak mau memaafkan sama sekali. B...